PKM CLASS ONLINE

PKM adalah Program Kreativitas Mahasiswa yang diselenggarakan oleh DIKTI untuk menjaring inovasi mahasiswa di seluruh Indonesia untuk diaplikasikan kepada masyarakat. PKM KT sendiri terdiri atas dua jenis, yaitu PKM GT dan PKM AI. Dalam rangka mempersiapkan mahasiswa IPB khususnya Faperta dalam menghadapi PKM KT yang dideadline pada tanggal 20 Maret ini berdasarkan PKM Center IPB, maka pada hari Selasa, 16 Februari 2016 pukul 20.00 s.d. 23.00 WIB Departemen Akademik dan Prestasi BEM FAPERTA 2016 mengadakan grup diskusi online via Whatsapp tentang PKM KT.
Adapun diskusi ini terdiri atas dua sesi, yaitu sesi pertama dari PKM Center yang diwakili oleh Restu Rahmana Putra, SE (Kak Ari) tentang “All About PKM KT” dan sesi kedua oleh Hendi Okta Kurniawan (Direktur UKM FORCES 2015) tentang “Brainstorming Ide”. Berhubung banyaknya permintaan dari mahasiswa nonFaperta yang ingin mengikuti diskusi ini, akhirnya kami membuka untuk umum grup diskusi online kepada mahasiswa IPB. Alhasil jumlah peserta yang tersaring sebanyak 85 peserta yang terdiri atas 29 departemen dan 4 angkatan. Diskusi dimulai dengan perkenalan dari moderator (Erison Caesar – Kepala Departemen AKPRES BEM Faperta 2016), dilanjutkan dengan penjelasan peraturan diskusi. Setelah kesepakatan terjalin, maka moderator mengundang pembicara masuk ke dalam grup,.
Sesi pertama Kak Ari menjelaskan bahwa PKM GT merupakan penulisan artikel ilmiah yang bersumber dari gagasan peserta untuk menyelesaikan isu permasalahan yang ada di tengah masyarakat, sedangkan PKM AI adalah penulisan artikel ilmiah yang bersumber dari kegiatan suatu kelompok, seperti studi kasus, praktek lapang, KKN, PKM, atau magang. Yang perlu diperhatikan adalah format, meskipun ide bagus tetapi format salah maka akan gagal didanai. Waktu pengumpulan proposal sampai saat ini belum ada pengumuman resmi dari DIKTI, namun berdasarkan pengalaman tahun lalu pengumpulan proposal dimulai antara pertengahan Februari hingga Awal Maret. Syarat penting PKM lolos didanai dan masuk pimnas adalah membaca BUKU PANDUAN. Kesalahan fatal yang sering terjadi pada mahasiswa IPB adalah Lembar Pengesahan yang tidak mau direvisi ulang oleh peserta padahal sudah diperiksa oleh tim PKM Center. Program PKM KT tidak dijalankan, ketika berhasil lolos didanai akan mendapatkan insentif 3 juta rupiah. PKM GT yang lolos akan diundang ke PIMNAS, sedangkan PKM KT tidak. Insya Allah tahun ini, pelaksanaan PIMNAS akan diadakan antara di IPB dan UNPAD, oleh karena itu kita harus semangat menjadi saksi sejarah berkumpulnya suksesor dari seluruh Indonesia. Apabila ada pertanyaan lebih lanjut bisa menghubungi Kak Ari di PKM Center Gedung AHN Lantai 1 setiap jam kerja, atau ke nomor 081363972528.
Sedangkan sesi kedua oleh Kak Hendi banyak membahas tentang motivasi, inspirasi, tips dan trik. Bahwa yang dibutuhkan dalam PKM GT adalah niat, action, passion, terobosan, kreativitas, dan useful. Berdasarkan riset selama 2 tahun terakhir, 35% dari tema PKM yang lolos ke PIMNAS adalah tentang pertanian, baik dari hulu hingga hilir. Kemudian isu kedua adalah tentang sampah, lingkungan, dan kesehatan. Hal lain yang perlu diperhatikan dari PKM GT adalah judul dan kompleksitas. PKM GT bukan PKM yang buat alat saja. PKM GT bukan hal yang berbau teknis saja, dan PKM GT bukan hal yang ajaib dengan desain yang elegan dan mewah. PKM GT adalah sistem yang dapat diterima oleh akademisi, bisnis, pemerintah, dan masyarakat. Banyak membaca, fokus, dan tenang adalah salah satu cara untuk mencari ide. Evaluasi dari suatu penemuan juga termasuk bentuk gagasan tertulis. Benerin niat, semangat, sholat jangan sampai telat, keep on track as young people adalah pesan dari Kak Hendi.
Antusiasme peserta sangat tinggi, terbukti dari jumlah penanya mencapai 20% dari total peserta. Bahkan salah satu peserta diskusi, Abdul Rasyid dari ESL 52 mengatakan bahwa diskusi ini adalah hal yang beliau tunggu-tunggu hingga akhirnya bisa terealisasikan sekarang.

No Comment

No comments yet

Leave a reply