BEM FAKULTAS PERTANIAN IPB 2016

Kabinet SAPA TANI

NGOPI (Ngobrol Pertanian Indonesia)

March 8th, 2016

NGOPI (Ngobrol Pertanian Indonesia) adalah acara diskusi seru yang mendiskusikan mengenai isu-isu pertanian Indonesia teraktual. NGOPI dilaksanakan oleh Departemen Kajian Strategi BEM Faperta 2016. Acara ngopi diadakan untuk mendiskusikan isu-isu pertanian yang sedang berkembang salah satunya mengenai masalah impor Jagung. Acara ngopi dilaksanakan pada hari kamis, 3 Maret 2016 dimulai pukul 19.20 WIB. Acara ngopi mengahadirkan Dr. Edi Santosa SP, M.si ( Dosen Departemen AGH Faperta IPB) dan menghadirkan moderator Fauzan Azhim ( Menteri Agrikompleks BEM KM IPB). Tema acara ngopi kali ini yaitu mengenai “Impor Jagung, masih perlukah”.
Acara ngopi dihadiri oleh sekitar 57 mahasiswa, baik dari mahasiswa Faperta maupun dari perwakilan dari BEM tiap Fakultas se-IPB seperti FEM, FPIK, Fateta, dan PPKU. Acara Ngopi ( Ngobrol Pertanian Indonesia) diawali dengan pembukaan oleh MC kemudian tilawah , menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pengenalan moderator oleh MC. Pengenalan Moderator ( Fauzan Azhim, Menteri Agrikompleks BEM KM IPB 2016) dengan menampilkan CV. Acara diskusi dibuka oleh Moderator ( Fauzan Azhim) dan kemudian pembicara dipersilahkan untuk menyampaikan materi oleh moderator.

IMG_0688

Acara ngopi dilaksanakan dengan dua sesi yaitu sesi pemaparaan materi oleh Dr. Edi Santosa SP, M.si ( Dosen Departemen AGH FAPERTA IPB ), beliau menyampaikan mengenai kedudukan posisi Indonesia yang berada diurutan ke-8 di dunia sebagai negara yang memproduksi jagung. Sekitar 3.3 juta Ha lahan di Indonesia digunakan untuk memproduksi jagung. Hal ini didukung dengan adanya 12 sentra produksi jagung di 12 provinsi dan 45 kabupaten. Selain itu selama tahun 2015 – januari 2016 untuk produktivitas jagung di Indonesia mengalamai peningkatan meskipun adanya penurunan luas lahan panen. Namun disaat produksi jagung meningkat, Indonesia justru mengimpor jagung yang menyebabkan penurunan harga pada jagung lokal. Sebenarnya pasar jagung impor di Indonesia lebih didominasi oleh jagung peternakan. Menurut data statistik fluktuasi harga jagung sangat tajam dari Rp. 1500 sampai dengan Rp. 10.000 per kg pada Januari 2016. Hal ini dijelaskan oleh Pak Edi Santosa bahwa masih tingginya permintaan pembeli monopolistic terhadap jagung impor , kemudian buruknya sistem tata niaga di Indonesia yang menyebabkan tidak efisiennya pemasaran jagung di Indonesia. Banyaknya sentra produksi menyebabkan susahnya untuk mengumpulkan seluruh produksi di Indonesia, yang tak lain menyebabkan adanya penambahan biaya untuk sistem pemasaran jagung. Kemudian dilihat dari mahalnya jagung lokal daripada jagung impor disebabkan kurangnya sistem logistik yang baik. Menurut Pak Edi Santosa Indonesia akan berhenti mengimpor jika adanaya pengefisiensian tata niaga di Indonesia dan perbaikan sistem logistik.

IMG_0781

Sesi kedua dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang diarahkan oleh moderator. Para mahasiswa yang dating turut aktif untuk menanyakan permasalahan Impor jagung di Indonesia , salah satunya yaitu Ikhsan (Mahasiswa IPTP Fapet) yang menanyakan mengenai bagaimana jika harga jagung impor dinaikkan sehingga para peternak beralih menggunakan jagung lokal. Tanggapan dari Pak Edi santosa bahwa aturan WTO sudah menentukan standar impor sehingga tidak boleh ada perbatasan perdagangan. Hal ini dapat disiasati dengan mengurangi konsumen yang monopolistik untuk membeli jagung lokal daripada jagung impor. Pak Edi juga menyampaikan agar Indonesia menjadi negara eksportir bukan menjadi importir jagung.

IMG_0756

Acara ngopi kali ini sangat menambah wawasan para mahasiwa mengenai fakta lapang produksi jagung di Indonesia dan permasalahan impor jagung. Selain itu antusiasme mahasiswa untuk mengetahui lebih lanjut mengenai jagunng ditunjukkan dengan antusiasme mahasiswa untuk bertanya. Dan acara ngopi ( ngobrol pertanian Indonesia) selesai ditutup dengan moderator.

Penulis : Maya

PKM CLASS ONLINE

February 27th, 2016

PKM adalah Program Kreativitas Mahasiswa yang diselenggarakan oleh DIKTI untuk menjaring inovasi mahasiswa di seluruh Indonesia untuk diaplikasikan kepada masyarakat. PKM KT sendiri terdiri atas dua jenis, yaitu PKM GT dan PKM AI. Dalam rangka mempersiapkan mahasiswa IPB khususnya Faperta dalam menghadapi PKM KT yang dideadline pada tanggal 20 Maret ini berdasarkan PKM Center IPB, maka pada hari Selasa, 16 Februari 2016 pukul 20.00 s.d. 23.00 WIB Departemen Akademik dan Prestasi BEM FAPERTA 2016 mengadakan grup diskusi online via Whatsapp tentang PKM KT.
Adapun diskusi ini terdiri atas dua sesi, yaitu sesi pertama dari PKM Center yang diwakili oleh Restu Rahmana Putra, SE (Kak Ari) tentang “All About PKM KT” dan sesi kedua oleh Hendi Okta Kurniawan (Direktur UKM FORCES 2015) tentang “Brainstorming Ide”. Berhubung banyaknya permintaan dari mahasiswa nonFaperta yang ingin mengikuti diskusi ini, akhirnya kami membuka untuk umum grup diskusi online kepada mahasiswa IPB. Alhasil jumlah peserta yang tersaring sebanyak 85 peserta yang terdiri atas 29 departemen dan 4 angkatan. Diskusi dimulai dengan perkenalan dari moderator (Erison Caesar – Kepala Departemen AKPRES BEM Faperta 2016), dilanjutkan dengan penjelasan peraturan diskusi. Setelah kesepakatan terjalin, maka moderator mengundang pembicara masuk ke dalam grup,.
Sesi pertama Kak Ari menjelaskan bahwa PKM GT merupakan penulisan artikel ilmiah yang bersumber dari gagasan peserta untuk menyelesaikan isu permasalahan yang ada di tengah masyarakat, sedangkan PKM AI adalah penulisan artikel ilmiah yang bersumber dari kegiatan suatu kelompok, seperti studi kasus, praktek lapang, KKN, PKM, atau magang. Yang perlu diperhatikan adalah format, meskipun ide bagus tetapi format salah maka akan gagal didanai. Waktu pengumpulan proposal sampai saat ini belum ada pengumuman resmi dari DIKTI, namun berdasarkan pengalaman tahun lalu pengumpulan proposal dimulai antara pertengahan Februari hingga Awal Maret. Syarat penting PKM lolos didanai dan masuk pimnas adalah membaca BUKU PANDUAN. Kesalahan fatal yang sering terjadi pada mahasiswa IPB adalah Lembar Pengesahan yang tidak mau direvisi ulang oleh peserta padahal sudah diperiksa oleh tim PKM Center. Program PKM KT tidak dijalankan, ketika berhasil lolos didanai akan mendapatkan insentif 3 juta rupiah. PKM GT yang lolos akan diundang ke PIMNAS, sedangkan PKM KT tidak. Insya Allah tahun ini, pelaksanaan PIMNAS akan diadakan antara di IPB dan UNPAD, oleh karena itu kita harus semangat menjadi saksi sejarah berkumpulnya suksesor dari seluruh Indonesia. Apabila ada pertanyaan lebih lanjut bisa menghubungi Kak Ari di PKM Center Gedung AHN Lantai 1 setiap jam kerja, atau ke nomor 081363972528.
Sedangkan sesi kedua oleh Kak Hendi banyak membahas tentang motivasi, inspirasi, tips dan trik. Bahwa yang dibutuhkan dalam PKM GT adalah niat, action, passion, terobosan, kreativitas, dan useful. Berdasarkan riset selama 2 tahun terakhir, 35% dari tema PKM yang lolos ke PIMNAS adalah tentang pertanian, baik dari hulu hingga hilir. Kemudian isu kedua adalah tentang sampah, lingkungan, dan kesehatan. Hal lain yang perlu diperhatikan dari PKM GT adalah judul dan kompleksitas. PKM GT bukan PKM yang buat alat saja. PKM GT bukan hal yang berbau teknis saja, dan PKM GT bukan hal yang ajaib dengan desain yang elegan dan mewah. PKM GT adalah sistem yang dapat diterima oleh akademisi, bisnis, pemerintah, dan masyarakat. Banyak membaca, fokus, dan tenang adalah salah satu cara untuk mencari ide. Evaluasi dari suatu penemuan juga termasuk bentuk gagasan tertulis. Benerin niat, semangat, sholat jangan sampai telat, keep on track as young people adalah pesan dari Kak Hendi.
Antusiasme peserta sangat tinggi, terbukti dari jumlah penanya mencapai 20% dari total peserta. Bahkan salah satu peserta diskusi, Abdul Rasyid dari ESL 52 mengatakan bahwa diskusi ini adalah hal yang beliau tunggu-tunggu hingga akhirnya bisa terealisasikan sekarang.

Pengukuhan dan Ikrar Bersama Organisasi Mahasiswa Fakuktas Pertanian IPB 2016-2017

February 27th, 2016

IMG_0552 - Copy

Prosesi “Ikrar Bersama Organisasi Mahasiswa” yang dipimpin oleh Dekan Fakultas Pertanian, Dr Ir Agus Purwito MAgr, didampingi oleh Direktur Kemahasiswaan IPB, jajaran dekanat Fakultas Pertanian, dan pimpinan atau perwakilannya dari Departemen Ilmu Tanah dan Sumber Daya Lahan, Departemen Agronomi dan Hortikultura, Departemen Proteksi Tanaman, dan Departemen Arsitektur Lanskap telah berhasil dilaksanakan pada Kamis, 25 Februari 2016 pukul 19.30 WIB di gedung Auditorium Toyyib Hadiwijaya, Fakultas Pertanian IPB. Prosesi dihadiri oleh sekitar 189 anggota organisasi mahasiswa Fakultas Pertanian yang terdiri atas tujuh Ormawa, yaitu DPM, BEM, FKRD, HMIT, HIMAGRON, HIMASITA, dan HIMASKAP. Acara dimulai dengan pembacaan tilawah dan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Faperta.
Sambutan pertama diberikan oleh Direktur Kemahasiswaan, Dr Sugeng Santoso. Beliau berpesan bahwa permasalahan laporan administrasi dari setiap Ormawa akan berpengaruh pada jumlah dana BPPTN yang diterima oleh Ormawa tersebut. Dalam menyambut PIMNAS dan TRI-U, IPB sebagai tuan rumah harapannya dapat memberikan pelayanan terbaik dan menjadi juara umum di ajang PIMNAS nantinya.

IMG_0476 - Copy

Berikutnya adalah sambutan dari Dekan Fakultas Pertanian, Dr Ir Agus Purwito Magr. Beliau berpesan kepada mahasiswa Ormawa Faperta untuk dapat bergerak bersama membangun Fakultas Pertanian, menjaga amanah kerja untuk satu tahun kedepan, dan menjadi panutan bagi Ormawa Fakultas lainnya. Dalam menyambut ajang SeriAction, Ormawa Faperta diharapkan mampu mengajak mahasiswa Faperta untuk ikut maramaikan dan menjalin silahturahmi dengan mahasiswa antar departemen. Selain itu, beliau juga berpesan untuk menjaga kebersihan lingkungan di sekitar Fakultas Pertanian untuk menciptakan lingkungan yang nyaman dan sehat.

IMG_0491 - Copy

Pembacaan IKRAR dipimpin oleh Dekan Faperta dan diucap ulang oleh seluruh anggota Ormawa Faperta. Setelah pengucapan ikrar, setiap ketua Ormawa menandatangani Naskah Ikrar Bersama dan disahkan oleh Dekan Faperta. Acara ditutup dengan foto bersama dan penampilan hiburan lagu yang dibawakan oleh Delima Faperta 50 dan M. Arifianto Faperta 50 (Ketua BEM Faperta). Acara berakhir pada pukul 20.45 WIB dengan hangat dan meriah.

Penulis : NC

“Eco Farm City” Expo LK Faperta 2016

February 26th, 2016

IMG_0375 - Copy

IMG_0343 - Copy

Expo LK Faperta 2016 merupakan program kerja tahunan dari Departemen Informasi, Komunikasi, dan Jurnalistik BEM Faperta 2016 Kabinet SAPA Tani. Program ini sebelumnya bernama Garputala. Meskipun nama kegiatan ini diubah namun tujuan pelaksanaannya tetap sama, yaitu memperkenalkan Lembaga Kemahasiswaan Fakultas Pertanian di awal serta program kerjanya selama satu tahun kepengurusan kepada seluruh civitas Institut Pertanian Bogor. Lembaga kemahasiswaan yang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini adalah BEM Fakultas Pertanian, DPM Fakultas Pertanian, FKRD Fakultas Pertanian, HMIT, Himagron, Himasita, dan Himaskap dan Green Force.

Expo LK-A Faperta tahun ini mengangkat tema “Eco Farm City”. Kegiatan ini dilakuakn selama tiga hari dari tanggal 22 Februari 2016 sampai tanggal 24 Februari 2016. Setiap ormawa/LK-A berusaha mendesain serta memnampilkan apa yang menjadi ciri khas dari masing-masing ormawa. HMIT sebagai himpunan profesi yang focus pada lingkungan mencoba menunjukan beberapa contoh profil tanah serta beberapa peralatan yang sering dipakai saat dilapang. Himagron mencoba mempromosikan salah satu event terbesarnya yaitu FBBN. Himasita menampilkan beberapa koleksi serangga. Sementara itu Himaskap menampilkan beberapa maket desain lanskap. Disisi lain DPM,BEM dan FKRD lebih memfokuskan pada promosi program kerja selama setaun kedepan. Green force sebagai aliansi supporter sefapertapun tidak mau ketinggalan menunjukan beberapa snar dram pendorong semangat.

Pada hari ketiga pelaksanakan, diadakan malam puncak untuk menutup acara. Malam puncak dimulai pada pukul 19.30. Acara dibuka dan dipandu oleh Taufik (Akpres) dan Aqlima (BPH). Setelah tilawah oleh Bintang (Internal), Fatim (Fokustik) selaku ketua pelaksana Expo memberikan sambutannya. acara dilantukan dengan pemaparan dan penampilan dari masing-masing LK. Perwakilan DPM membacakan puisi dengan begitu bersemangat, sementara FKRD menyejukkan hati seluruh peserta dengan siraman rohani. Perwakilan Himagron dan HMIT menampilkan vocal grup. Duet dari Himaskap dan solo vocal dari perwakilan Himasita dan BEM juga ikut meramaikan acara. Acara berakhir pada pukul 21.30 malam sesuai rundown yang telah dipersiapkan. Penutupan berjalan dengan lancar dan meriah berkat keikutsertaan setiap LK Faperta

Penulis : Aqlimah
Editor : WHD

MenOr 1 Kepompong KITA

March 3rd, 2015

Mentoring organisasi merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mengupgrade kemampuan keorganisasian dan merupakan agenda yang wajib dihadiri oleh seluruh pengurus BEM Fakultas Pertanian 2015. Kegiatan ini di usung oleh biro internal. Mentoring organisasi 1 dilaksanakan pada hari Minggu 01 Maret 2015 yang bertempat di Ruang Kuliah HPT 301. Acara dimulai pada pukul 18.45 dipandu oleh Fauzan Muzakki dari Departemen Eksternal dan Alumni, dan Maya Eka Sari dari Departemen Kreasi dan Seni BEM Fakultas Pertanian 2015.

Acara dibuka dengan tilawah yang dilantunkan oleh Fauzan Muzakki, dilanjutkan dengan penyampaian materi dengan tema “Aktivis Prestatif Sebagai Solutor untuk Pertanian Indonesia”oleh Muhammad Sigit Susanto (Proteksi Tanaman 46) yang merupakan PRESMA IPB Tahun 2013. Kegiatan menghadirkan atsmosfer berbeda bila dibandingkan dengan presentasi saat kuliah biasanya, semua yang hadir mendengarkan dengan fokus, kak Sigit mengatakan bahwa beliau datang bukan untuk memberikan motivasi, tetapi memberikan inspirasi dari pengalaman hidup yang telah ia lalui. Acara menjadi semakin menarik ketika kak sigit berkata bahwa hakikat kehidupan itu dimulai dari niat, usaha, ibadah, hasil, manfaat. Segala sesuatu yang diniatkan dengan baik dan usaha yang seimbang akan menghasilkan sesuatu yang memuaskan pula, jika memnag tidak memuaskan maka kita harus tetap mensyukuri hasil yang ada. Ketika kita memiliki impian yang tinggi, maka kita harus siap menerima ujian yang akan datang, seperti halnya kita memainkan layang-layang, layang-layang akan terbang tinggi jika ada angin kencang. Jadikanlah kata impossible menjadi I’M POSSIBLE.

Dalam penyampaiannya, kak Sigit menuturkan bahwasannya organisasi bukan suatu penghalang dalam mendapatkan prestasi yang baik pula dalam akademik. Kita harus dapat menyeimbangkan waktu dalam mengatur pola prioritas antara akademik dan organisasi. Kita harus dapat mengenali terlebih dahulu tipe belajar pada diri kita sendiri, karena mjika kita mengetahui pola belajar kita maka tak akan sulit untuk membentuk keseimbangan antara akademik dan organisasi. Kenali cara belajarmu, gunakan kesempatan yang ada untuk belajar, syukuri hal yang telah kita miliki jangan selalu melihat ke atas, lihatlah ke bawah, dimana orang lain masih bisa tersenyum bahagia menikmati hidup walaupun mereka tidak memiliki kesempatan yang sama seperti kita. begitulah kira-kira wejangan sekaligus closing statement dari kak Sigit yang juga menandai berakhirnya kegiatan ini.

Galeri Perkenalan untuk LK A “GARPUTALA”

March 2nd, 2015

Garputala merupakan program kerja dari Departemen Informasi, Komunikasi dan Jurnalistik BEM KABINET KEPOMPONG KITA. Garputala ini bertujuan untuk memperkenalkan lembaga-lembaga kemahasiswaan yang ada di Fakultas Pertanian serta program kerjanya selama satu tahun kepengurusan kepada seluruh civitas Institut Pertanian Bogor pada umumnya, adik-adik angkatan 51 dan mahasiswa fakultas pertanian khususnya. Lembaga Kemahasiswaan ini meliputi BEM Fakultas Pertanian, DPM Fakultas Pertanian, FKRD Fakultas Pertanian, dan Himpunan Mahasiswa dari keempat departemen yang ada di fakultas pertanian (HMIT, Himagron, Himasita, dan Himaskap).

Garputala diadakan di Node Gusdur Fakultas Pertanian. Acara ini berlangsung dari hari Rabu 25 Februari 2015 hingga Jumat 27 Februari 2015. Setiap stand LK berusaha menampilkan keunikannya masing-masing untuk meraih 3 nominasi Garputala yakni stand terfavorit, terheboh, dan terinformatif.

Pada hari terakhir Garputala diadakanlah malam puncak untuk menutup acara. Malam puncak dimulai pukul 20.00, terlambat satu jam dari rencana yang telah dibuat. Acara dibawakan oleh Ela (Fokustik) dan Putra (PSDM). Kemudian ada sambutan dari ketua BEM Faperta 2015 yaitu Fauzan Azhim. Susunan acara selanjutnya berlangsung sesuai rencana. Setiap LK diwajibkan untuk memberikan penampilan. BEM, HMIT, Himagron, Himasita, dan Himaskap menyumbangkan suara emas mereka dengan bernyanyi. Sementara DPM unjuk kebolehan dengan bermusikalisasi puisi. Dan tidak kalah dengan yang lainnya, FKRD mempunyai cara yang unik yakni mengajak kita untuk mentoring melalui drama. Acara ditutup pukul 22.00 dengan pembacaan nominasi stand. Stand terfavorit dimenangkan oleh Himaskap dengan perolehan bintang terbanyak. Kemudian stand terheboh dimenangkan oleh BEM dengan dekorasinya yang ramai dan penuh fitur-fitur menarik. Sedangkan untuk stand terinformatif berhasil dimenangkan oleh HMIT karena memberikan informasi yang lengkap mengenai departemen dan himpunan mereka. (ZNR)

Agriculture Youth Leader Camp 2015

February 17th, 2015

Ikatan Badan Eksekutif Mahasiswa Pertanian Indonesia (IBEMPI) menggelar Agriculture Youth Leader Camp (AYLC) pada 12-14 Februari 2015 di Institut Pertanian Bogor (IPB). Acara ini melibatkan 14 universitas dari Fakultas Pertanian, diantaranya Universitas Sriwijaya, Universitas Bangka Belitung, Universitas Padjajaran, Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Sebelas Maret Surakarta, Universitas Gadjah Mada, Universitas Brawijaya, Universitas Islam Darul Ulum Lamongan, Universitas Muria Kudus, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Mataram, Universitas Lambung Mangkurat, Universitas Tanjungpura dan tuan rumah Institut Pertanian Bogor.

Kegiatan yang berlangsung selama empat hari ini bertemakan “Initiative Collaboration for Indonesia Agriculture”. Dari tema yang diangkat diharapkan para peserta yang terdiri dari mahasiswa pertanian dapat semakin terbuka wawasannya tentang perkembangan pertanian dari para stake holderterkait seperti pemerintah dan DPR, Akademisi, dan kalangan pebisnis terutama di era pemerintahan Jokowi-JK. Kemudian, mahasiswa juga dibekali wawasan terkait kesiapan Indonesia khususnya kesiapan di bidang pertanian dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada akhir 2015 nanti. Selain bekal wawasan, peserta juga mendapatkan pelatihan Search and Rescue (SAR) yang diajarkan oleh para pelatih dari TNI angkatan udara Lanud Atang Sendjaja dan kolaborasi gerakan kemanusiaan yang bekerja sama dengan Lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT), untuk persiapan menghadapi situasi dan kondisi kebencanaan yang sering terjadi di Indonesia. Terakhir, tak lengkap jika mahasiswa pertanian tidak dibekali dengan dengan manajemen produksi pertanian. Maka, di hari terakhir peserta mendapatkan pembekalan dan pelatihan budi daya buah naga dan pepaya calina yang dilaksanakan di Kebun Pendidikan Sabisa Farm milik Fakultas Pertanian IPB. Pelatihan yang didapatkan mulai dari teknik budi daya, penanganan pasca panen, hingga pemasarannya.

Menurut Dekan Fakultas Pertanian IPB, Ernan Rustiadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pangan bukan barang biasa, melainkan barang politik yang tidak bisa diperlakukan seperti komoditas pada umumnya, bahkan dengan produk pertanian yang lain. “Pangan memiliki nilai ketahanan bangsa. Salah satu unsur ketahanan bangsa yang pokok adalah ketahanan pangan,” ujar dia. Lalu, menurut beliau, Petani di masa depan adalah petani pengusaha, yang terlahir dari petani-petani terdidik. Sehingga ke depannya menjadi Petani, merupakan profesi yang menjanjikan.

Ketua Panitia AYLC 2015, Mirza Ramadhana Putra, menambahkan, bahwa tujuan diadakannya kegiatan ini adalah terlahirnya sebuah kolaborasi yang diinisiasi oleh para mahasiswa dengan para stake holder terkait seperti Pemerintah, DPR, Pebisnis, dan masyarakat sipil dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat di bidang Pangan. Karena pangan, tidak bisa dipandang sebelah mata. Karena pangan, adalah soal “Hidup dan Mati-nya Bangsa”.

CRISALIS “Upgrading BEM & DPM”

February 12th, 2015

Upgrading DPM & BEM Fakultas Pertanian

Jumat- Minggu, 6-8 Februari 2015

Upgrading yang merupakan kegiatan rutin sebuah kelembagaan sering menjadi polemik bagi para anggota yang masuk dalam sebuah organisasi. Pasalnya, upgrading hanya diisi oleh  “ceramah” yang notabene membuat para anggota jenuh. Upgrading BEM Faperta kali ini bersamaan dengan DPM Faperta. Hal ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan mempermudah komunikasi dalam kinerja antara BEM  dan DPM. Upgrading tahun ini bertemakan CRISALIS “Start your Dedication with spirit of the work and friendship” .Upgrading ini berlangsung selama tiga hari dengan agenda yang berbeda-bea tiap harinya.

Acara hari pertama Upgrading di laksanakan pada hari Jumat, 6 Februari 2015, peserta berkumpul pada pukul 06.00 pagi di gladiator. Selanjutnya ketua DPM memimpin para peserta untuk melakukan pemanasan-pemansan ringan agar para peserta bisa lebih segar dalam menjalani aktivitas hari itu. Setelah itu, para peserta mengisi soal-soal yang telah di sediakan oleh panitia secara perkelompok. Kemudian acara selanjutnya adalah masing-masing kelompok mengunjungi tokoh-tokoh aktivis kampus yang telah di tentukan oleh panitia.sebelum melakukan pertemuan, penanggung jawab kelompok telah menghubungi terlebih dahulu aktivis tersebut untuk membuat janji. Kunjungan aktivis di laksanakan kurang lebih selama 3 jam.Pada pukul 11.00, para peserta pria bersiap-siap melaksanakan shalat Jumat, sedangkan peserta wanita menuj ke koridor Fateta untuk mengikuti “obrolan seputar wanita” yang di pandu oleh kak Iva. Setelah melaksanakan shalat dzuhur, para peserta di kumpulkan di RK AGB 301 untuk mendengarkan talk show yang akan di isi oleh kak Whan Faperta 46 Dengan di pandu oleh Darma dan Kartika sebagai MC acara itu.Talk show berlangsung sekitar 3 jam. Acara yang terakhir dari upgrading hari pertama adalah FGD (Forum Group Discusion) yang di pandu oleh kak Mirza dengan topik seputar permasalahan pertanian yang ada di Indonesia.

Acara hari kedua bertempat di Auditorium Sylva Pertamina Fakultas Kehutanan. Para peserta berkumpul pada pukul 07.00 pagi. Acara  hari ke dua akan di pandu oleh MC darma dan Neng neny. Acara pertama di isi oleh talk show yang di bawakan oleh kak Dicky Presisden mahasiswa periode 2013-2014.talk show bertemakan peranan Mahasiswa sebagai aktivis. Talk show yang kedua di bawakan oleh kak Santiko dan kak Reza dengan tema event organisasi dan sponsorship. Setelah talk show ke dua para peserta di beri kesempatan untuk sholat dan makan siang.Pukul 13.00 para peserta di kumpulkan kembali untuk mengikuti talk show ketiga yang akan di bawakan oleh kak Afif, presiden mahasiswa periode saaat ini. Tema dari talk show ketiga ini adalah Kekeluargaan dalam berorganisasi. Talk show ketiga ini adalah talk show terakhir dari upgrading ke dua ini. Pukul 15.30 Peserta di persilahkan untuk shalat ashar dan setiap kelompok mempersiapkan penampilan kelompok berdasarkan penugasan film yang telah di berikan  sebelumnya. Pada pukul 16.00peserta masuk kembali ke audit Sylva Pertamina untuk melaksanakan acara terakhir dari rangkaian acara upgrading hari ke dua. No urut Penampilan kelompok di acak oleh panitia yang di pandu MC. Juri dari penampilan kelompok ini adalah Benzena dari departemen kresen, Fadel dari BPH dan Ryan dari departemen fokustik. Tiap kelompok di beri waktu 7 menit untuk menampilkan kreasinya.Pada penampilan kelompok ini para peserta yang lain juga di beri kesempatan untuk memberikan dukungannya kepada actor dan aktris terbaik  lewat polling sms. Penampilan kelompok ini berlangsung kurang lebih selama 2 jam. Pada pukul 18.00 acara di tutup oleh MC.

Acara hari terakhir Upgrading BEM dan DPM berlangsung di outdoor yang masih bertempat di dalam kampus IPB. Peserta sudah berkumpul di gladiator pada pukul  05.30 WIB, dan langsung sarapan bersama. Setelah sarapan acara langsung di ambil alih oleh tim Rumbel yang pada hari terakhir ini akan memandu jalnnya upgrading. Tim Rumbel  memimpin peserta untuk melakukan games-games kecil sebelum para peserta outbond. Games ini bertujuan untuk menciptakan keakraban dan kekompakan antata BEM dan DPM Faperta. Durasi waktu tidak terlalu lama, agar peserta tidak cepat merasa bosan. Setelah games peserta langsung di bagi ke dalam beberapa kelompok untuk outbond. Para peserta harus melewati 6 pos untuk menyelesaikan outbond ini. Setelah sampai di pos terakhir yang bertempat di lapangan voli,  para peserta tidak lagi di bagi menjadi beberapa kelompok melainkan menjadi sati tim BEM dan DPM. Games terakhir ini bertujan untuk  memperkuat rasa kerja sama, tanggung jawab dan kekompakan  di dalam internal dari BEM dan DPM serta meningkatkan rasa cinta tanah air.Setelah games selesai, pihak Rumbel mengumumkan dan memberikan apresiasi kepada kelompok terbaik yang ternyata jatuh pada kelompok 2.Pukul 14.00 acara outbond di tutup oleh pihak Rumbel. Setelah itu  para peserta di beri kesempatan untuk shalat dzuhur dan makan siang. Makan siang bertempat di lapangan tenis. Setelah makan siang,acara kembali di pandu oleh MC, pada kesempatan ini  panitia dari tim Internal memberikan apresiasi kepada para peserta, dan kelompok selama mengikuti rangakaian acara upgrading dari hari pertama sampai hari terakhir. Apresiasi di berikan dalam bentuk hadiah yang telah di siapkan oleh panitia. Pada pukul 15.30 acara upgrading1 BEM  dan DPM Faperta 2015 di tutup.

LAUNCHING KABINET

January 15th, 2015

Sore yang cerah, 10 Januari 2015 sekitar pukul 16.00 tampak ramai di Koridor Fakultas Pertanian dengan antrian presensi anggota BEM Fakultas Pertanian 2015 untuk melaksanakan Family Gathering: Launching Nama Kabinet BEM Fakultas Pertanian 2015. Para anggota BEM Faperta 2015 ini mengenakan dresscode warna biru. Pejuang BEM Faperta 2015 yang hadir dalam launching nama kabinet ini sekitar 67 orang. Acara ini dimulai pukul 16.20 dan dibuka oleh MC oleh Maya (Kresen) dan Fauzan M (Eksternal dan Alumni). Dan disempurnakan dengan lantunan ayat suci Al-Quran yang dibawakan oleh Robbi (Lingkungan Hidup).

Seusai itu, cara dilanjutkan dengan sambutan oleh Fauzan A (Ketua BEM Faperta 2015) sekalian dengan pengumuman nama kabinet. Yang awalnya ada dua nama kabinet yang diusung dan sekarang terpilihlah satu nama kabinet yang akan menjadi kiprah BEM Faperta 2015. Nama Kabinet BEM Faperta 2015 ini adalah kabinet “Kepompong Kita”. Kepompong Kita ini mempunyai makna: Kebersamaan, Intelektual, Totalitas dan Aktif. “Karena nama adalah sebuah doa dan harapan”, tutur Fauzan A. Sebagai simbolis pengesahan nama kabinet ini, ada pemotongan nasi tumpeng oleh Fauzan yang didampingi dengan Fadel (Wakil Ketua BEM Faperta 2015). Lalu dilanjutkan dengan games tebak gambar wajah yang telah digambar oleh masing-masing anggota BEM lalu dikumpulkan, dibagi secara acak, dan harus menemukan siapa orang yang mirip dengan gambar tersebut. Acara ini berlangsung dengan lancar dan meriah. Dengan dibacakannya doa penutup serta lafadz hamdalah maka usailah acara Launching Kabinet ini dan tidak lupa diteriakkanlah jargon Faperta dengan semangat yang membara (DKA).

FoKab dan AMT BEM Faperta 2015

December 29th, 2014

Di pagi yang dihiasi awan kelabu ini sangat terlihat sempurna di kawasan kampus Institut Pertanian Bogor. Sang matahari pun malu-malu untuk menampakkan dirinya. Namun semua itu tak menghalangi semangat para pengurus BEM Fakultas Pertanian 2015 untuk hadir di acara Foto Kabinet dan AMT. Acara ini dilaksanakan pada Minggu 28 Desember 2014 pukul 07.00 WIB, dengan tema yang diangkat yakni warna merah agar bisa menggugah semangat para aktivis fakultas ini.

Foto Kabinet ini diawali dengan sesi foto departemen/ biro yang dilanjutkan dengan sesi foto individu masing-masing pengurus, dan yang terakhir yakni Foto Kabinet BEM Fakultas Pertanian 2015 yang bertempat di taman depan Gedung Andi Hakim Nasution atau sering di sapa Gedung Rektorat.

Seusai Foto Kabinet tersebut, dilanjutkan sesi sarapan bersama dengan menu seragam yang sudah di siapkan oleh departemen/ biro masing-masing, dan makan secara berhadapan dengan sesama anggota departemen masing-masing. Acara sarapan bareng ini bertempat di parkir samping Gedung Rektorat. Setelah selesai, dilanjutkan acara selanjutnya yakni sesi AMT untuk pengurus BEM yang disampaikan oleh Ka Ardi (Ketua BEM FAPERTA 2013). AMT tersebut mengenai seorang aktivis yang bisa mengatur waktu dan mempunyai targetan-targetan yang jelas. AMT ini bertujuan agar pengurus BEM dapat menggali semangat menghadapi UAS dan menjalani kepengurusan satu tahun ke depan. Seusai AMT tersebut dilanjutkan dengan  pengumuman dari Fauzan (Ketua BEM FAPERTA 2015) mengenai agenda-agenda BEM terdekat sebelum libur panjang dan diskusi tentang upgrading BEM yang akan datang. Acara ini berlangsung sangat meriah karena diselimuti senyum keceriaan dan semangat para pengurus BEM Faperta IPB 2015. Dengan dibacakannya doa penutup dan lafadz hamdallah, maka usai juga acara Foto Kabinet dan AMT ini (DKA).